5 Program Pelangsingan Tubuh Yang Berbahaya

tubuh langsing

Saat ini banyak sekali program pelangsingan tubuh baik yang aman maupun yang berbahaya. Bagi Anda yang mempunyai berat badan berlebih hendaknya berkonsultasi dengan dokter atau ahli diet untuk mengikuti program pelangsingan tubuh yang aman. Banyak orang yang ingin cepat menurunkan berat badan dan mengikuti program-program pelangsingan yang membahayakan. Berikut ini adalah 5 program pelangsingan tubuh yang berbahaya. Kenapa disebut program berbahaya, karena program tersebut dapat membahayakan kesehatan Anda yang mungkin dapat berakhir dengan kematian.

  1. Mendapatkan suntikan urine. Urine yang digunakan adalah dari wanita hamil. Tapi sebenarnya yang digunakan bukanlah urine melainkan hormon di dalamnya yang dapat menurunkan berat. Otak pemakai akan berpikir bahwa dirinya hamil. Ini dapat mempercepat metabolisme. Ini akan membantu Anda memiliki kesabaran untuk belajar mengubah hubungan Anda dengan makanan.
  2. Minum obat pencahar. Obat ini digunakan untuk mempercepat pengosongan usus besar. Penggunaan yang berulang-ulang dapat menyebabkan efek samping yang cukup buruk.
  3. Minum pil diet. Pil diet dapat menekan nafsu makan. Tapi pil ini jika dibeli tanpa menggunakan resep dokter dan digunakan untuk pribadi dapat menyebabkan kecanduan dan berbahaya bagi kesehatan Anda.
  4. Menghabiskan waktu seminggu di ketinggian 8700 kaki. Jika Anda ingin menurunkan berat badan tanpa diet ataupun berolahraga, tinggallah seminggu di tempat yang sangat tinggi. Di ketinggian Anda makan kalori lebih sedikit dibandingkan di tempat normal. Di ketinggian akan dimungkinkan untuk merasa kurang lapar. Karena kadar leptin, hormon kenyang melonjak selama tinggal di sana, sementara hormon rasa lapar tidak berubah. Tingkat metabolisme juga meningkat, yang berarti membakar kalori lebih banyak.
  5. Minum obat emesis. Umumnya obat ini digunakan untuk melawan keracunan. Obat ini dapat menyebabkan pembentukan racun dalam sistem tubuh, gagal jantung, gangguan irama jantung, berdebar-debar, nyeri dada, serangan jantung, kesulitan bernafas, dan koma.
You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply